BATU GOONG

SITUS Batu Goong berada pada ketinggian sekitar 215 mdpl di Bukit Kaduguling. Situs ini dinamai dari artefak batu berbentuk kenong atau gong kecil. Penelitian Djaenuderadjat (2001) dan pemetaan BPCB Banten (2018) mengidentifikasi situs ini sebagai punden berundak yang memanfaatkan kontur alami bukit. Fokus utama situs adalah sebuah cungkup yang melindungi formasi 12 batu, terdiri atas satu menhir di tengah, sepuluh batu silinder (pelinggih), dan satu batu berbentuk gong, yang membentuk pola temu gelang, ciri khas tradisi megalitik.

Di sekitar Bukit Kaduguling juga ditemukan fragmen keramik asing dari Dinasti Song (abad ke-12), Dinasti Ming (abad ke-15), Thailand (abad ke-14), serta kaki arca yang diduga berasal dari masa klasik (Sudarti, 2013). Temuan ini menunjukkan bahwa situs Batu Goong memiliki kesinambungan pemanfaatan dari masa prasejarah hingga periode Sejarah.

Secara keseluruhan, Situs Citaman dan Batu Goong merupakan cagar budaya Tingkat Provinsi Banten yang merepresentasikan sistem kepercayaan masyarakat masa lalu di kawasan Gunung Pulosari. Citaman melambangkan fase penyucian, sedangkan Batu Goong menjadi pusat ritual pemujaan. Hingga kini, upaya pelestarian oleh BPK wilayah VIII dan keterlibatan masyarakat setempat menjadikan kawasan ini sebagai warisan budaya yang hidup, sarat nilai sejarah, spiritual, dan identitas lokal .

  • Peta Lokasi

  • Detail

Kabupaten/Kota : Kabupaten Pandeglang
Periode : Hindu-Budha
Jenis : Situs
Nomor Inventaris : -
Penanggung Jawab : -
Nomor SK Penetapan : -

Alamat/Lokasi

Kampung/Link : Kp. Cigadung, RT.02/RW.01
Desa/Kelurahan : Desa Sukasari
Kecamatan: Pulosari
  • Foto Terkait

  • Video Terkait

  • Dokumen SK Penetapan

BATU GOONG

SITUS Batu Goong berada pada ketinggian sekitar 215 mdpl di Bukit Kaduguling. Situs ini dinamai dari artefak batu berbentuk kenong atau gong kecil. Penelitian Djaenuderadjat (2001) dan pemetaan BPCB Banten (2018) mengidentifikasi situs ini sebagai punden berundak yang memanfaatkan kontur alami bukit. Fokus utama situs adalah sebuah cungkup yang melindungi formasi 12 batu, terdiri atas satu menhir di tengah, sepuluh batu silinder (pelinggih), dan satu batu berbentuk gong, yang membentuk pola temu gelang, ciri khas tradisi megalitik.

Di sekitar Bukit Kaduguling juga ditemukan fragmen keramik asing dari Dinasti Song (abad ke-12), Dinasti Ming (abad ke-15), Thailand (abad ke-14), serta kaki arca yang diduga berasal dari masa klasik (Sudarti, 2013). Temuan ini menunjukkan bahwa situs Batu Goong memiliki kesinambungan pemanfaatan dari masa prasejarah hingga periode Sejarah.

Secara keseluruhan, Situs Citaman dan Batu Goong merupakan cagar budaya Tingkat Provinsi Banten yang merepresentasikan sistem kepercayaan masyarakat masa lalu di kawasan Gunung Pulosari. Citaman melambangkan fase penyucian, sedangkan Batu Goong menjadi pusat ritual pemujaan. Hingga kini, upaya pelestarian oleh BPK wilayah VIII dan keterlibatan masyarakat setempat menjadikan kawasan ini sebagai warisan budaya yang hidup, sarat nilai sejarah, spiritual, dan identitas lokal .

  • Alamat & Peta Lokasi

Kp. Cigadung, RT.02/RW.01
Desa Sukasari
Kecamatan Pulosari
  • Kategori

Periode/Masa : Hindu-Budha
Jenis : Situs
  • Detail

No. Inventaris : -
No. SK : -
Penanggung Jawab/Pemilik :
-
  • Foto Terkait

  • Video Terkait

  • Dokumen SK Penetapan

Kembali
Lanjut
/
Buka File PDF
Scroll to Top